Tampilkan postingan dengan label Kebenaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebenaran. Tampilkan semua postingan

Ramalannya Mulai Dari Ahok Di Pinjara Hingga Setnov Di Tahan KPK Benar Semua, Siapa Dia?



BOCORAN SUPAYA DI ANGGAP

Mereview singkat tulisan saya tahun 2017 ini ada beberapa yang boleh saya pamer tanpa berniat pamer, tetapi niatnya lebih parah dari pamer, yaitu nyombong hahaha. Sesekali saya memuji diri sendiri boleh donmg ya karena ngak ada yang memuji sih.

Yang saya review adalah beberapa tulisan misalnya saya menuliskan ahok akan kalah pilkada bahkan sebelum peristiwa al maidah dan ahok di penjara 6 bulan sebelum di putuskan, terjadi. Saya mengatakan setnov akan berbaju orange KPK dan airlangga jadi ketum golkar jauh sebelum setnov di tetapkan tersangka. Bahkan masih nyaman di tampuk ketua golkar, terjadi.

Ridwan kamil akan kalah dalam pilkada jabar saya sudah ramalkan dan khofifah kalau maju akan kalah dalam pilkada jatim lama sudah saya tuliskan. Walau belum terwujud namun saya masih tetap mengingatkan bahwa apa yang saya tulis bukan analisa.

Saya mengatakan perekoniman amerika naik dan dolar akan menguat sudah dari jauh hari juga. Terorisme akan bergerak lonewolf, ekonomi dunia akan bergerak naik 2019, namun ekonomi Indonesia bisa anomaly di 2018 dan 2019 bisa bergerak turun. Saya sudaj tulisakan tersirat dan tersurat.

Sekali lagi saya katakan “bisa” karena kalau kebijakan ekonominya seperti saat ini, kata bisa berubah menjadi “pasti”, kalau kebijakan ekonominya di ubah maka setidaknya stabil perkembangnnya.

Jadi bocoran dari tulisan ini apa yang harus di garap secara ekonomi? garap pasar export. Tetapi sebentar , kita tidak bahas dulu ekport, kita akan bahas sebentar lagi. Mengapa? Ada banyak sahabat yang bertanya yang harus saya berikan “gambaran”, yaitu pertanyaan : bagaimana pemerintahan 2019 di Indonesia? Gantikah atau bertahan?

Ok, Saya urai perlahan ya.

Ingat, yang memilih presiden Indonesia bukan orang Indonesia saja. Tetapi Negara yang “berkepenting” akan ikut bermain. Ok, ini hanya sekedar mengingatkan saja saya pernah bahas di tulisan lalu-lalu. Inilah yang di sebut “state sponsor” dan ini common practice oleh banyak Negara. Malaysia bermain, singapura bermain, china bermain, amerika bermain, Australia bermain, india bermain. Hanya Indonesia saja dalam pemerintahan kali ini tidak bermain, maklum ngak faham mengolah Negara lain.

Saya beri contoh pemerintah saat ini tidak bermain karena “tidak faham geopolitik” regional boleh ya saya tulis. Sekali lagi bukan mau mengkritik tetapi saya mau melihatkan apa adanya.

Ingat sandera 10 orang di zamoaga di Filipina selatan? Kita negosiasi lama untuk bisa melakukan “operasional” di ranah Filipina tidak mendapat respond “segera”. Beberapa bulan baru masalah selesai dan yang membuat saya kesal adalah sisi Filipina yang menerima di lapangan pangkatnya “mayor” sementara kita megirim sampai 3 delegasi, dari swasta, mantan petinggi tentara sampai tentara aktif jendral bintang 2 bahkan menteri pertahanan harus aktif mengurus dengan prosedur rumit baru bisa bergerak. Izinya bulanan?!!!

Satu sebagai catatan perbandingan atas peristiwa tersebut namun pemerintah kita yang terlalu “casual” ini ngak pernah perduli,bahwa sesungguhnya sikap Filipina tersebut mencerminkan : INDONESIA ITU TIDAK DI ANGGAP SAMA FILIPINA sekarang.

Kalimat yangmembuat sakit hati banyak orang saya lontarkan, “Indonesia tidak di anggap oleh Filipina” tetapi kalimat saya ini pasti di pandang beda oleh kementrian luar negeri ya ngak apa-apa deh.

Mengapa say aberani mengatakan Indonesia ngak di anggap? Kita mundur sebentar jaman pak Harto berkuasa. Bandingkan dengan peristiwa pembajakan “woyla” yang mendarat di Don muang Thailand. Indonesia di perlkuan berbeda oleh thiland waktu itu di bandingkan dnegan Filipina sekarang.

Dengan reaksi cepat pak Yoga, pak Beni dan pak Harto dalam waktu 2 jam sudah mendapat izin “clearance” dari menhan Thailand dan Indonesia bisa mendarat pasukan Indonesia dengan “full battle suit”. Dengan menggunakan baju dan pelengkapan perang lengkap, pronto, segera.

Sebentar –sebentar intermezzo sebentar, saya mau beri kan pelajaran pengingat dalam istilah militer sedikit, kalau berkenan.

Sebuah Negara tidak akan mengijinkan tentara dari Negara lain masuk ke Negaranya dengan “full battle suit”. Tidak boleh masuk sebuah Negara dengan mengenakan baju perang karena di artikan “okupansi” atau penaklukan.

Jadi kalau masuk harus tidak boleh baju perang atau bawa peralatan perang , ya pakai baju dinas harian atau baju sipil.

Dalam kasus tentara Indonesia masuk Filipina copot ornament perangnya untuk pembebasan sandera tersebut. Atau ada contohlain, ketika Amerika waktu masuk Pakistan “ambil” osama bin laden adalah “occupation” penaklukan paksa, itu “pelanggaran”, itu memang kampretnya amerika. Tulisan tenatng amerika dan Filipina ini hanya sebagai tulisan contoh agar faham yang di maksud dengan “full battle suit”.

Dalam peristiwa pembajakan kapal udara woyla di don muang Indonesia dapat clearance dengan full army battle suit & Armor. Boleh “masuk” bahkan lengkap dengan senjata hanya 2 jam setelah peristiwa sehinga kurang dari 12 jam, pembajakan selesai.

Pesan morilnya? Indonesia jaman itu sangat “ DI ANGGAP” oleh regional Asean dan dunia.

Ok, kita balik ketopik tulisan, Saya nanti kalau berkenan akan menjelaskan mengapa Indonesia saat ini tidak dianggap dan waktu lalu di anggap. Sabarnya, karena topic banyak yang harus di ingatkan. Saya ngak berani mengatakan saya “ngajari”, saya ingatkan saja. Sontoloyo tahu apa sih? Iya khan?

Kembali ke urusan 2019 tentang masalah pemimpin bangsa Indonesia di kancah pilpres. Ada baiknya perlahan saya bocorin sebuah informasi penting dan ini langsung dari yang “berkepentingan”.

Kalau nanti di pilpres 2019 ada 2 pasang kontestan bertanding sebagai calon presiden Indonesia misalnya Jokowi/JK bertarung lagi lawan prabowo/Anies. Atau JKW/Dahlan Iskan vs Gatot/Anies misalnya, maka dapat di pastikan incumbent Jokowi akan “dimenangkan”.

Kalau pasangan menjadi 3 paslon , ada 3 pasangan bertanding di 2019 maka artinya “mereka” sudah tidak mau Jokowi lagi. Ini kode yang saya bocorkan sekarang. Sahabat boleh tidak percaya dengan semua tulisan saya. tetapi saya mengingatkan saja, setiap gerakan yang bersifat massif dan memiliki “impact” besar selalu saya tulisakan sebelum peristiwa terjadi dan sebagian besar terjadi, benar
KAPITALISME LAHIR KARENA INDONESIA

KAPITALISME LAHIR KARENA INDONESIA

Sejarah kapitalisme lahir karena Indonesia!! Saya ingat pelajaran dulu sewaktu di kampus. Di hari pertama pelajaran sejarah America 101. Sejarah amerika di kampus saya dulu.
JP Coen adalah pemimpin ekspedisi pelayaran bisnis pertama yang mengunakan saham sebagai pembiayaan ekspedisi timur jauh untuk mendapatkan bijih pala atau nutmeg.
Hingga bertemu (bertempur) di pulau kecil yang dikuasai ingris bernama pulau run di wilayah ternate tidore. Hingga akhirnya terjadi tukar guling atau bahasa terkenal dalam bisnis adalah swap share, Inilah deal pertama pertukaran wilayah pulau run milik ingris di tukar dengan new Amsterdam di amerika.
New Amsterdam di pulau itu kemudian hari di kenal dengan nama barunya hingga sekarang dengan nama New York. Jadi kalau tidak ada pulau Run penghasil bijih pala, maka new york dan new frontier inggris bernama Amerika tidak akan pernah seperti sekarang ini.
Kembali ke kapitalisme modern. Perjalanan Jan Pieterszoon Coen itu memerlukan biaya sangat besar. Karena itu di buatkan lah yang usaha bersama bernama VOC, dutch east indies company milik berbagai pengusaha eropa berbasis di belanda itu. Mengapa multi owner? Karena semakin banyak yang setor saham, semakin kecil resiko yang di tanggung dalam perjalanan yang berbiaya sangat besar tersebut.
Inilah asal muasal awal kapitalisme, yaitu modal bersama, kapitalisasi. VOC adalah perusahaan pertama Listing atau perusahaan pertama di dunia yang menjual stock atau sahamnya agar bisa di miliki banyak pemodal.
VOC juga perusahaan pertama di dunia yang sahamnya di miliki oleh “multi international” owner. Juga di awali dengan 21 tahun pemberian hak kelola “spice” rempah. Karena itu juga VOC adalah perusahaan megakorporasi pertama didunia.
Haknya yang utama, meng-ekpoiltasi rempah nusantara.
VOC menjadi model pertama didunia atas megakorporasi yang merubah dunia bisnis, dunia financial, dunia saham bursa efek, dunia sosio politik ekonomi, military political diplomasi, maritime exploration dan penjajahan ekonomi oleh perusahaan global.
Sengaja saya menuliskan panjang sejarah VOC ini agar bisa mengingatkan dari sejak awalnya indos-nesos ini berdiri, Negara kepulauan terbesar di dunia ini adalah di takdirkan sebagai “global player”. Banyak peristiwa besar yang membuat dunia seperti sekarang ini lahir dan besar karena Indonesia.
Rebutan nutmeg bijih pala yang di jaman itu lebih mahal dari emas karena bisa menyembuhkan “wabah” penyakit yang melanda eropa.
Selang waktu berjalan sejak perang dunia kedua berakhir peran Indonesia ada di emas. Emas majapahit, emas di setiap kerajaan di nusantara, emas walisongo, hingga cadangan emas di tahun 1955 sebagai dasar undangan 50 negara hadir di Indonesia dalam konferensi asia afrika karena Indonesia memiliki tangan di atas atas kekuatan emas tersebut.
China, india, paskistan, mesir, korea utara, cuba semua tokoh revolusioner semua mengharap “dukungan” Indonesia. Bayangkan ada Nehru, gammal abdul Nasser, bhuto, mao, dan tokoh legendaris dunia lainya hadir di bandung, kota kecil dari Negara yang baru 10 tahun merdeka karena apa?!
Sekarang dunia bergeser lagi peta politik dunia dengan adanya Thucydides trap antara china dan amerika. Kita tidak boleh terjebak OBOR china dan permaianan emas amerika. Kita harus bermain cantik di antara dua kekuatan.
Sekedar mengingat, jangan miring ke amerika jangan miring ke china. Saat ini kita miring ke salah satu sisi, kita tidak netral lagi. Kita bisa dilihat menyalahi amanah undang undang sebagai Negara netral, negara bebas aktif, dan tulisan ini hanya mengingatkan. Gunakan lebih dari satu hati dalam mengelola Negara, hati-hati. #Peace
Mardigu Wowiek: CARA PANDANG BEDA

Mardigu Wowiek: CARA PANDANG BEDA

Bertemu dengan seorang yang lebih tua, lebih berpengalaman dan lebih sukses adalah sebuah kewajiban bagi saya. Jadi pertemuan selasaan tadi pagi di café favorit kami kedatangan pebisnis 65 tahun yang memiliki perusahaan yang namanya kalau di tuliskan semua orang akan tahu berapa asset dirinya.
Saya buka dengan pertanyaan, what is your dream business sir?
Sebagai seorang yahudi, warga Negara amerika, baru kedua kalinya menginjak kaki keindonesia namun kenal sekali dengan ekonomi asia tenggara dia menjawab , impian saya? saya seperti apa yang Adkerson akan dapatkan dari pemerintah Indonesia!
Kami yang mendengarkan kalimatnya sangat heran. Kita semua tahu Richard adkerson adalah orang nomor satu Freeport, dan dia dapatkan apa? itu pertanyaan kami dalam hati.
Well, do you know why Bloomberg give score 1:0 to Freeport? Dia meneruskan jawabnya dengan pertanyaan. Dia bertanya dalam deal divestasi saham Freeport yang akan di ambil oleh BUMN atau pemerintah Indonesia Bloomberg menyatakan yang score adalah Freeport satu nol oleh gol bunuh diri dari Indonesia.
Pernyataan ini sulit di artikan orang awam, termasuk saya. Dimana saya tahu hanya psikological gesture atau makna tersirat, bahwa angukan mantuk-mantuk setuju Freeport pasti ada maksud yang jauh lebih dahsyat. Dugaan saya geopolitik akan “dimainkan”. Tapi itu teori konspirasi.
Sementara di hadapan kami kali ini, ada seseorang yang memimpin perusahaan yang memiliki bisnis dengan market kapitalisasi sama dengan APBN Indonesia satu tahun, 2000 triliun rupiah atau 150 Billion dolar.
Please explain further sir? Saya meminta penjelasan lagi.
Well, Freeport need new blood for deep mining. Ya kita semua tahu tambang grassberg mulai masuk tambang dalam. Sementara di kaltim pengusaha local masuk tambang dalam seperti berau coal dua kali ambruk tambangnya.
Sulit dan mahal investasinya uyntuk tambang dalam tambang tembaga lagi. Memerlukan hampir 500KM jalanan baru dalam tambang sebagai penunjang infrastruktur penambangan tersebut salah satunya. Di perkirakan perlu 15 billion dolar setoran poemerintah Indonesia dengan dengan return yang panjang lebih dari 10 tahunan bahkan 15 tahun.
Sementara pemerinath Indonesia berminat invest masuk ke Freeport. Apa ngak adkerson seneng banget tuh!!!!
Pemerintah Indonesia berani bisnis di sebuah bisnis yang penuh resiko. Dan baru kali ini di dunia ada Negara masuk kedalam industry beresiko tinggi, mining industry. Luar biasa ngak tuh.
Apa ngak adkerson jingkrak jingkrak. Bisnis tambang sangat sangat tinggi resikonya. Biasanya Negara kalau masuk bisnis itu di bisnis yang “no risk”, bahkan bukan yang “low risk”. Ini masuk ke “high high risk”. Indonesia, berani!! Luar biasa.
Masuknya pakai duit apa Adkerson tidak perduli, mau asset Negara di jual, mau pinjem dari asing, mau pakai dana pensiun, mau pakai dana sekuritisasi asset BUMN, bagi adkerson ya seneng-senang saja. Toh beli di harga premium atas saham freeport lalu masukkan dana lagi untuk investasi tambang dalam dan modal kerja. Total kira-kira pemerintah Indonesia masuk uang 15 billion dolar, atau 200 triliunan rupiah. Dengan return diatas 10-15 tahun.
Saat ini selisih APBN Indonesia di kejar pajak di bulan agustus 2017 hingga akhir tahun masih kurang 360 triliun belum tentu terkejar, apa lagi tambah 200 triliun lagi. Wah adkerson ngak perduli tuh, yang penting bisnis tambang penuh resiko bisa jalan.
Mendengar ceramah seperti begini, saya mules di perut, penat di kepala. Kok beruntung banget itu adkerson, kok begini cara mereka melihat peluang. Kok Indonesia sepertinya salah melulu ya #peace
Mardigu Wowiek: BOLA KERAMAT JATUH

Mardigu Wowiek: BOLA KERAMAT JATUH

Bola dalam juggling bisnis yang tidak boleh jatuh atau bola keramat yang tidak boleh jatuh adalah bola yang bertuliskan kata PROFIT.
Jangan pernah menjatuhkan bola tersebut. Sekali jatuh akan berat terangkat lagi dan tersering usaha tutup.
SDM boleh ganti, system manajemen bisa di ubah berkali-kali, bahkan produk bisa ganti, corporate action bisa ganti, bisa gagal, distribusi berantakan, kemasan jelek atau brand tidak terangkat angkat, semua tidak masalah, namun sekali profit jatuh, selesai.
Seperti halnya dalam performa BUMN saat ini. bayangkan sudah dimanja, di kasih proyek, di kasih prioritas bahkan monopoli, bahkan sekarang didiamkan saja oleh pemerintah mengurita sampai kusaha rakyat kecil, semua kerjaan jatuih ke BUMN atau BUMNisasi yang meyebabkan keringnya dana cash beredar di masyarakat yang mulai menggebuk kelas menengah.
Apa hasilnya?
Dalam laporan kementrian BUMN agustus 2017, pendapatan 118 BUMN merosot dari 2,116 triliun semester 1 2016 sekarang semester 1 2017 hanya 936 milyar!!! Laba dari tahuan 2016 semester 1 197 tiliun menjadi 87 triliun semester 1 2017.
Apa masalahnya? Karena mereka bukan entrepreneur, semua mental pegawai. Kita harus kritik keras semua direksi BUMN,kita harus pertanyakan kempuan mereka hingga kepucuk tertinggi, asli kita harus menantang entreprneurship mereka. Gajih besar, fasilitas selangit, prestasi?? Beeeehhh itu terbukti angka bicara!
Kalau saya jadi pemilik club bola, dimana pemainnya tidak bisa menciptakan gol di lapangan pertandingan, pelatihan dan manajernya terbukti tidak perform, saya jual tuh club. Bahasa lainnya, BUMN itu di go public khan biar di beli swasta.
Di bilang Negara ngak usah berbisnis masih saja ngak percaya. Swasta nasional jauh lebih bisa mengelola perusahaan dari pada Negara berbisnis.
Lalu di tambah lagi bercita-cita BUMN Negara ambil 51% saham Freeport lagi. Mengambil mayoritas yang seakan dengan mayoritas lebih berdaulat lebih menguntungkan. Terus propaganda pahlawan. Sekali lagi, dari mana kacamatanya bahwa tindakan mengambil Freeport oleh BUMN akan menguntungkan?
Kunci bisnis khan profit, jualan Freeport copper concentrate yang harganya “dimainkan”, apa ngak lihat bisa di lakukan transfer pricing dan lain sebagainya. Duh naĂŻf bener ya.
Lalu BUMN mana yang ambil? SDM BUMN nya? Modalnya dari mana? terus memiliki mayoritas artinya Negara memberikan “souverign guarantee”, lah kok enak asing di kasih souverign guarantee. Gimana mikirnya sih ini? pernah bisnis ngak sih? Negrti ngak sih semua itu buah simalakama di pasang di sana sisi sama swasta, apa lagi swasta asing, amerika pula yang bajingan, rusak kalau naĂŻf kayak begini ngelola Negara.
Jadi kembali kebola profit. Kelola BUMN kali ini menjelaskan satu hal, bola profit nya jatuh, dan berat naiknya lagi karena yang di juggling bertambah banyak bolanya, ada bola “national security”, ada bola “nation treat”, ada bola “survival of the nation”, ada bola “kedaulatan Negara”, ada bola “beban bunga dan pokok pinjaman Negara”, dan eehh ada bola di pentingkan sekali “bola 2019 harus berkuasa kembali”. 
Mardigu Wowiek:: THE POWER OF JAMAAH

Mardigu Wowiek:: THE POWER OF JAMAAH

Koleftif power akan menyelesaikan banyak masalah dan mengambil banyak peluang menjadi bisa di “monitized”.
Untuk itu saya kepikiran, sepertinya saya selama 4 bulan kedepan akan turun langsung membuat siapa saja yang ingin saya mentori membuktikan secara financial materinya bertumbuh, juga ilmu entreprenuernya tumbuh.
Saya ingin bertemu dengan sebanyak mungkin mereka yang minat belajar dan minat menjadi makmur.
Satu syaratnya, taat perintah. Saya minta persetujuan untuk jadi otoriter selama 4 bulan, dan tolong taruh dalam pikiran terkecil dari diri kita, anda mau berkorban, siap mental, siap sabar, siap modal. Modal waktu, modal uang, modal tenaga.
Ada 3 hal yang akan saya kerjakan, yang akan saya lempar ke publik ownershipnya dan peluang suksesnya.
Ini bisnis real, ini bisnis nyata, ini bisnis pasti sukses, ini bisnis ada resiko, ini bisnis kuat nafas panjang, ini bisnis besar.
Modal materi? Ya ada sedikit, ada seperlunya, bisa juga besar. Tergantung seberapa sahabat berani dan percaya pada program ini.
Yang saya jual adalah pengalaman saya, yang saya jual adalah network saya, namun saya tidak menjanjikan keuntungan pasti atau besar.
Yang saya janjikan adalah ilmu dan peluang lainya menanti anda dengan cara yang sama anda bisa duplikasi hal ini.
Sebelum datang kita ketemuan, saya hanya mengingatkan, berani “berinvestasi” dengan saya? . izinkan saya bertanya selanjutnya, “It’s not how much money you can get, but how much money you willing to sacrifice”
Bukan berapa besar uang yang anda akan peroleh, tetapi berapa yang anda beradi “korbankan”.
Mohon izin untuk mengatur pertemuan sekitar 2 jam bersama saya. Saya akan urai apa yang akan kita lakukan. Ada yang mau meluangkan waktu tersebut? Di tunggu kabarnya.

Hidup Itu Tidak Rumit, Yang Rumit Manusia

Perdebatan gas masela mau di bawa kemana menjadi debat politik menarik. Bagi orang yang tahunan di bidang oil n gas hal ini bisa di kaji dari banyak segi. Apa lagi dunia gas termasuk dunia yang saya kenal dengan baik 20 tahun ini.

Mungkin saya bisa kasih ide buat urun rembuk Negara ini. Mudah-mudahan bisa saran saya ini diterima. Karena sebagai pelaku, saat ini walaupun kecil saya memiliki 50MMCFD gas di gundih cepu jawa tengah dan 35 MMCFD di prabumulih Sumetera selatan. Jadi setidaknya ada pengalaman dalam berbagi.

Yang menjadi pertanyaan berapa besar gas masala itu? Cadangannya sangat besar, bisa di produksi 1000 MMCFD selama 25 tahunan cadanganya. Luar biasa besar.

Segi ekonomi manfaatnya apa gas dari sumur masela itu sih sebenarnya kok di ributin banget? Dari segi invetasi berapa besarannya ? Menteri Rizal Ramli ngotot harus di landingkan di darat. Sementara menteri Sudirman Said di laut di buat plat form off shore.

Saya sangat bersyukur dengan perdebatan ini karena bisa melihat kapasitas dan kapabilitas seorang menteri dari pilihan nya.

Satu menteri onshore di daratkan di pulau , pulau tanimbar atau selaru bahkan di pulau Aru . satu lagi menteri ingin off shore floating proses di buat nya.

Alas an di bangun di darat agar bisnis turunan atau hilirisasi tumbuh di area tersebut, di pulau aru misalnya. Sedangkan kalau di bangun offshore base produknya yang berupa LNG di jual ke daerah lain atau di ekspor sehingga bisa cepat monetize dan uang itu di gunakan untuk manfaat lain. Juga bisa balik ke wilayah pengahasil sebagai cash base.

Sederhana berfikirnya khan? Saat ini POD atau plan of development sedang di debatkan. Untuk proyek 10 tahun lagi “gas drop” nya atau di produksi tahun 2026 keatas. Cadangan 10.6 TCF, triliun cubic feet. Itu besar sekali, iya..sangat besar. Atau saya berikan gambaran secara uang kali ya. Mungkin dengan begini para sahabat lebih bisa membayangkan. Kalau sahabat mau tahu berapa besar nilai ekonominya, kira-kira USD 7.000.000 per hari selama 20 tahun. Sekitar USD 50 bilions! Nah kebayang ngak tuh?!!

Itu hanya kalau di jual sebagai LNG. Kalau hilirisasi kita teruskan untuk membuat menjadi listrik maka bisa menghasilkan kira-kira 5000 MW daya listrik selama 20 tahun! Atau kalau di buat pupuk urea bisa kita ngak import pupuk alias independen secara pupuk untuk ketahanan pangan.

Kalau melihat seperti ini, sebuah asset yang akan kita pakai 10-13 tahun lagi kira-kira bagus mana yang akan di jadi kan POD? Pak Rizal onshore atau pak sudirman offshore?

Baiknya kita teruskan lagi pemahaman sederhananya. Lifting gas adalah mudah. Pertanyaannya, siapa offtaker gas tersebut. Siapa yang ambil dan mau di apakan? Siapa yang mau invetasi di blok masala sebesar 20 Billion USD atau setara 260 triliun rupiah yang baru balik sekitar 7-9 tahun modalnya?

Belum lagi kalau itu dibangun indutri turunan gas. Seperti gas fired power plant. Dibuat 1000 MW saja maka investasinya tambah lagi USD 2 billion. Kalau semuanya dibuat power plant bisa menambah USD 5 bilion . yang IRR nya kecil hanya 12-16% an?

Sekarang apa pebdapat saya.

Begini bapak menteri berdua. Kalau ada pengusaha Indonesia tau BUMN Indonesia yang mampu mengelola dan memiliki capital tersebut berikan. Tapi kalau perusahaan asing nanti dulu!

Berikutnya di daratkan di pulau apa di offshore. Maka kalau pertanyaanini kesaya maka saya pilih yang paling kecil resiko sosialnya. Tidak ada ambon merah dan ambon putih yang rebutan wilayah mana akan di daratkan dipulau mereka. Jadi saya pilih offshore!!

Lebih simple operasinya wahai bapak menteri. Hilirisasi jangan di daratan Maluku. Tidak terserap pangsa pasarnya dan tidak ada pengusaha yang mau ambil dan melakukan hilirisasi karena tidak ada pasar yang menelan produk outputnya.

Jadi pilihan saya adalah offshore dan pengusaha atau BUMN atau konsorsium BUMN. Namun kalau pilihan nya seperti yang sedang di perdebatkan. Dan harus sekarang POD di buat.

Namun kalau saya di berikan opsi lain maka saya putuskan demi alasan strategic . lebih baik kita import sesuai kebutuhan di lock up 30 tahun dari Australia dimana harganya murah hanya 3-4 dolar dan bisa panjang 30 tahun. Alias…yang masela di simpan buat anak cucu kita saja nanti.

Seperti amerika, cadangan mereka tidak pernah di pakai. Mereka beli dari Negara lain dulu. Cadangan mereka masih utuh, masih 70%. Secara geopolitik, canbera happy karena kita indoensia menjadi mitra strategic di LNG.

Secara tabungan kita pakai nanti 50 tahun lagi. Sekarang kita sedot dan beli LNG Australia punya saja. Juga ada yang besar yaitu gas dipulau shakalin rusia. Ini ada dan sedang di tawarkan oleh Rusia. Rusia kurang bisa memanfaatkan karena posisinya di dekat vladiwostok dekat jepang dan menjadi incaran pasar asia timur dan tenggara.

Amerika tidak senang Rusia memproduksi gas shakalin ini, tapi amerika tidak bisa apa-apa. amerika yang lagi tekan rusia karena mainan amerika ISIS di hajar Rusia. Maka minyak di hajar amerika ke 30 barel di bawah harga produksi. Dan rusia produksi gas shakalin. Amerika kecolongan! Jadi pak menteri, kita bermain cantik. mepet Rusia, mepet Australia.

Gas adalah komoditi penting setelah batubara di mainkan dan minyak (oil) dimainkan. Maka gas adalah komoditi yang akan di mainkan berikutnya.

Kita ambil shakalin punya sebagian dimana kita bisa menjadi pemain global di LNG. Sebagai trader, user dan produsen. Jadi pak menteri saran saya, POD masela 50 tahun lagi saja. Pada saat itu saya yakin banyak pengusahaan Indonesia sudah mampu menanganinya. Sekarang LNG lagi murah-murahnya. Kita beli dulu dan kunci harga jangka panjang. Pada saat harga “up side” kita dapat harga bagus terendah sekarang. # may peace be upon us

Mantan Itu Alumni Hati

Apapun yang datang ke kamu saat ini, adalah kamu yang menariknya! Kamu yang dengan sengaja mendatangkannya. Kalau kamu menganggap ini kesialan, sial itu kamu yang membuatnya. Kalau kamu menganggap semua ini adalah nasib buruk, perbuatan itu kamu yang menyebabkannya

Kalau kamu susah saat ini, itu pilihan kamu sendiri!

Apa yang kamu ulangi dalam pikiran itulah yang akan menarikmu. Kamu sebel sama kecoa, kamu jijik dengan kecoa, kamu ulang-ulangi berkata takut kecoa dan mengingat-ingat terus akan kecoa. Entah bagaimana tahu-tahu dimana saja kamu ketemu kecoa. Kecoa itu seakan kamu tarik dengan pikiran kamu untuk mendekatimu.

Apa yang kamu takuti, apa yang kamu senangi itu akan mengulang dalam pikiran, hal itu akan “looping” berputar dalam diri kamu dan itulah menjadi magnet penarik atau transmitter pemancar pencari. Yang kamu ulangi tersering adalah “magnetic field” medan magnit. Semakin diulang kumparannya semakin banyak dan magnitnya semakin besar. Pengaruhnya semakin besar.

Inilah kalimat yang diberikan oleh mentor saya Geoff di saat otak saya sudah tidak bisa berfikir lagi menyaksikan perjalan hidup yang itu-itu saja 15 tahun lalu, tidak berubah membaik, malah dahulu setiap gerakan seakan masuk kepasir isap. Semakin banyak bergerak semakin tersedot. Sementara diam diri , juga tenggelam.

Hingga akhirnya berdiri seorang mentor yang berbicara lugas, tegas bahkan keras. “you are a looser, aren’t tired of it! ” kamu itu pecundang, kok ngak cape sih jadi pecundang!. Ayo berubah! Dan kalimat di atas itu mengiang pagi ini dalam otak kecil saya ketika partner bisnis saya melaporkan apa rencana kerjanya di tahun depan 2016.

Ujug-ujug dia melaporkan sesuatu yang dia sudah kerjakan 90% dan minta bantuan saya selanjutnya. Lah kok enak yah…yah demikianlah kalau punya partner yang kenalanya lebih dari 25 tahun. Kalimatnya santai, gw khan tahu mas wowiek!..tapi, memang ada benarnya. Dia cukup tahu saya.

Yang datang kesaya hari ini adalah….elite model looks!

Bayangkan, saya tidak punya pengetahuan seujung jari tentang dunia model, fashion, fotografi, advertising, dan sejenisnya mendadak datang kesaya dengan status “milik”, dan menjadikan indonesia negara ke 61 atas franchise bisnis ELITE MODEL LOOKS.

FRONTLINE membeli franchise Eliete Model looks! Dan informasi ini mengingatkan saya ke kalimat di atas? Ini apa saya yang menariknya? Kapan saya menariknya? Bagaimana saya menariknya? Kapan saya mengingat , melamun berfikir tentang models?

Dari pada mencari data yang hanya memuasi sisi kecil diri lebih baik melihat kedepan. Mau di apain ya?

Elite models memiliki 2000 super model, world class models. Misalnya seorang Claudia schiffer atau Gisele bundchen dibayar sebagai brand ambasasor sebuah product high fashion seperti make up atau fragrance jutaan dolar pertahun. Elite models adalah agen mereka. Bayangkan sebuah agency models kelas dunia ini betapa dahsyat nya pengaruhnya didunia bisnis, terutama fashion life style.

Sebagai agen maka elite memperoleh cuts bagiannya. Namun yang terbanyak tetap sang models. dan sekarang hadir di Indonesia. Wajah asia, oriental, polinesian, melayu ini khas. Sehingga produk internasional tidak akan memasang Kate Moss yang blond pirang dan blue eyes mata biru lagi di sudut produk kecantikan di asia atau di Indonesia karena ngak match, ngak cucok kata anak gaul.


Internasional brand mencari models local. Mewakili bangsanya. Beauty peageon memang sudah banyak, komnes kecantikan memang banyak di Indonesia saat ini, namun elite models beda. Diffensiasinya jelas, focus di wajah dan ekspresi.

Kemampuan sang models meng ekspresikan wajah sedih, gembira, nyinyir, bragging menyombong, snop belagu, humble rendah hati, sendu, meratap, sinikal, satire, terbahak, kagum, berfikir, mengamati, menatap, melamun, benci, murka, marah, pasrah, sensual, erotic, semua ada ekspresinya dan inilah kelebihan elite models dan inilah yang dibutuhkan seroang yang menjadi brand ambassador sembuah produk. Citra dirinya harus clean clear, profile nya up class, ekspresinya “bermain”.

Ini mungkin yang menjadi asal muasal datang eleite models kesaya ya. Karena ‘ekspresi” seakan menjadi domain atau hagemoninya serorang mardigu ( asumsi loh..hehe)

Sahabat mungkin memiliki banyak calon world class model dalam lingkar perduli anda. Bisa keponakan, tetangga, saudara sedarah, anak atau siapapun. Lihat kemampuan ekspresinya di foto selfienya. Kalau ekspresinya hanya satu itu-itu saja seperti memoyongkan bibir agar pipi terlihat tirus. Dia kurang gaya hahaha. Ajari berbagai ekspresi dan kemudian kirim fotonya ke elite models!

Lalu, apa sih maksud tulisan saya pagi ini? . kami berencana pada hari Kamis besok 10 desember 2015 jam 14 bersama mitra frontline akan meluangkan waktu sedikit untuk para sahabat.

Yuk ketemuan di sebuah kafe kecil di bilangan senayan. Namanya chill café, di lantai G di atas MC Donald di STC senayan. Kita diskusi ringan. Gratis kok. Kalau mau pesen makan atau minum bayar sendiri ya..ngak pesen juga tidak apa-apa, yang penting kita bisa bertemu silaturahim. Itu tujuannya.

Dan percaya deh, ada rezeki di setiap silaturahmi. Apa itu? Seperti apa? kita diskusi ringan dan sebentar. Hanya dua jam waktu tersedia, dari jam 14-16 saja. Minat? Luangkan waktu sebentar dan sampai bertemu kamis 10 desember 2015. kirim nama ke inbox saya buat reservasinya # may peace be upon us

Tidak Penting Bagaimana Anda Di Lahirkan, Tapi Lebih Penting Bagaimana Anda Bertumbuh

Bagi saya bisnis adalah dunia yang volatile bergerak naik turun dengan ektrim. Sulit di tebak dan penuh ketidak pastian. Itu adalah dunia entrepreneur. Inilah yang membuat saya heran kenapa orang kok menyarankan untuk memilih memasuki dunia uncertain kewirausahaan.

Coba tunjukan kesaya di mana kepastian dalam berbisnis bahwa anda nanti pasti kaya atau sukses? Berbeda dengan professional atau pegawai, baik itu pegawai negeri ataupun swasta. Tiap akhir bulan pasti di bayar gajihnya. Pasti dapat uang. Berapa pun itu. Inilah yang membuat banyak orang tua tetap menginginkan anaknya, bekerja. Dan bagi saya itu benar. Pasti-pasti saja menjalani hidup.

Paragraph awal ini sahabat bisa membaca apa mungkin yang terjadi dalam diri saya. apakah seorang wowiek lagi galau? Apakah wowiek lagi pesimis dengan dunia bisnis? Atau dia lagi di tawari jabatan yang sangat baik posisinya yang memaksa dia keluar dari dunia kewirausahaan dan masuk kedunia birokrasi eksekutif?


Kalau kesemuanya itu ternyata ada benarnya, apa yang saya harus lakukan kemudian? Main dua kaki? Atau meninggalkan salah satunya dan focus ke satu hal saja, mana yang seorang wowiek pilih?

Sebagai orang yang hobby dengan statistic dan enthusias dalam bidang psikologi social, saya beberapa saat yang lalu melakukan diskusi dengan beberapa sahabat. Pertama saya menjumpai sahabat yang pernah di dunia aviasi yang kemudian sekarang berada sebagai chairman salah satu peritail ecommerse yang besar.

Sebagai professional dia pernah memebuat perusahaan yang dipimpinya mepunya revenue 30 triliun prtahun dari perusahan merugi menjadi sangat menguntungkan. Dia merubah image perusahaan, megutamakan keselamatan dan mempercepat proses distribusi barang. Sangat revolusioner dan sangat destructive.

Masuk dunia birokrasi eksekutif sangat tergantung ownernya mas wowiek. Demikia dia memulai sharingnya. Kalau BUMN, pedang mu tidak pernah tajam. Gerakankan tarianmu ngak pernah lepas, dam tuan mu banyak. Ke bawah kamu tidak bisa asal tebas, walau salah dan lemah subordinate mu. Kamu bisa di demo, di kritik di media, di black mail.

Melakukan ide brilian kamu bisa di tanya DPR, dan pejabat terkait dalam departemen atasanmu. Dan mereka bukan orang faham bisnis. Mereka melihat selalu dari apa untung rugi buat diri mereka dan untuk kelompok mereka dari sebuah tindakan manuver bisnis kamu tersebut. Begitu tidak sesuai, mereka bilang atas nama rakyat indoensia yang mempercayai tugas itu di pundak mereka, kamu pesakitan.

Tapi, disisi lain, mereka minta kamu tetap melayani mereka. Kedatangan mereka tetap meminta di “layani”, ini yang membuat posisi kamu banyak “tuan” bahkan banyak nyonya, istri pejabat yang ikut minta dilayani. Ini melelahkan, ini makan ati mas.

Belum lagi laporan, waduh, 4 kali lipat dari sector swasta. Dan focus membaca laporan adalah mencari salah atau kesalahan yang akan di persalahkan. Bukan mencari masalah dan diselesaikan. Sementara, bagi manusia , salah itu manusiawi. Masalah itu diperbaiki. Itu dinamika biasa. Tapi kesalahan yang di persalahkan, menimbulkan masalah di atas masalah. Dan itu atasan senang, karena seakan mereka kerja.

Coba lihat pansus-pansus yang di bangun dan di proyekan, itu mencari apa? masalah yang akan di permasalahkan, dan bukan solusi. Kalau di tanya solusi, paling bilang : ganti! atau Hukum!. Itu saja. Bukan penyelesaian taktikal apa lagi strategikal.

Bayangkan mas, bekerja dengan minimum 3 mindset berbeda yang memonitor anda! Dia menghela nafas sebentar karena kecepatan dan terlalu bersemangat bercerita.

Lalu mas? Saya jadi antusias

Lalu, paling top 2 masa jabatan memimpin kurang lebih 10 tahun. Lalu sampailah di ujung karier di tempat tersebut yang penuh intrik dan friksi. Kalau kamu tahan loh!..usia misalnya 52 tahun. Kamu mendadak tidak berkantor di pagi hari. Kamu mendadak tidak di sapa dan diskusi atau meeting yang rutin kamu pimpin. Kamu mendadak tidak mendapat telfon atas kejadian hari itu. Diakhir bulan tidak ada sejumput cash masuk kerekening mu.

Memang besar depositomu, memang mapan tempat tinggal dan sarana tranportasimu. Tapi mendadak tidak punya kedaulatan kecuali rumah dan wilayah pribadi. Mendadak self esteem mu terguncang. Bertemu teman saja sungkan mas. Bisakah mas wowiek membayangkan posisi tersebut?

Saya manggut-manggut saja. Saya menunduk dan bisa memvisualkan.

Kalau di perusahaan swasta besar? Milik korprasi besar? Saya bertanya? Sahabat saya sang pakar manajemen aviasi barusan memonyongkan bibirnya sambil mendongak kekanan mengarahkan moyong bibirnya dan gerak wajahnya menunjuk ke sahabat satu kami satu lagi. Itu domain dia tuh. 

Sahabat saya ini pernah di HM sampurna, lalu lanjut ke posisi perusahaan jasa keuangan terbesar di dunia sebagai country head yang memilik jaringan di seluruh dunia, lalu menjadi pemain kunci dalam jajaran petinggi perusahan komunikasi di bilangan Negara asean, dan sekarang di jajaran tinggi di dunia keuangan sebuah perusahaan multinasional yang berkantor pusat di timur tengah..

Podo ae mas, ngak enake! Sama saja kalau di cari dan dilihat dari sisi treat atau negatifnya. Dia memulai sharingnya.

Iya mas, memang utu yang saya butuh. Kalau saya bisa menerima sisi buruk atau sisi berat negatifnya, maka yang positifnya pasti bisa saya terima, bener khan?

Iyo..jawabnya singkat.

Didunia korporasi swasta, tuan kita sedikit, pedang kita bisa tajam, gerak kita leluasa. Yang harus di pilih adalah, sang master. Tuan kita. Kalau dia buas, kreatif, out of the box, no rule, jago manipulasi, berani maneuver politik, networknya luas, modal kuenceng, Waduh, itu surga dunia mas.

Lincah sampeyan mas.

Bagaimana kita bisa di habitat seperti itu mas? Saya bertanya

Nah, sampeyan harus interview atasan langsung . katakana mas di tawari posisi puncak, maka share holder dan founder utama mas harus sempat bicara. Sedot datanya, baca gesture nya, lihat kebiasaannya. Karena bisa saja dia hanya pakai kita beberapa tahun terus di buang untuk invetasi lebih murah.

Tanya mantan personil sebelum sampeyan mas, lalu tanya bawahan langsung mereka juga. 360 derajat observasi. Satu saja ada feeling ngak kretek , jangan di jalani mas. Itu potensi confliknya. Itu potensi ketidaknyamanan jangka panjangnya.

Saya kembali manggut-manggut. Singkat cerita dua orang sahabat saya tadi masih saya gali , masih saya “probing dan digging” terus dari berbagai sudut. Sampai saya puas, dan singkat cerita pada suatu saat kemudian saya berjumpa dua sahabat lainya lagi.

Kali ini dua orang CEO merangkap salah satu owner pemegang saham dari 2 perusahaan tambang besar. Ini pengusaha murni, entrepenuer poll!., mentok. Sayapun cerita apa seperti cerita tulisan diawal. Dimana saya mendapat dua hal yangbenar-benar setali tiga uang, sama peluang sama besar, sama sulit, sama menantang. Selesai saya cerita overview, terdengar ketawa kecil dari keduanya,.huahahahaha. sambil meletakan gelas di meja dan yang satu ngetok-ngetok meja, masih tertawa, walau kecil tapi panjaang. Jiaaaah, kenapa nih berdua!! . Maaf kita sambung besok ya # may peace be upon us

Tersering Tuhan Meletakan Kebenaran Di Tempat Yang Kita Tidak Sukai

Menjelang datang pergantian tahun, saya yakin banyak sahabat yang membuat resolusi Tahun Baru. Bahkan efek dari sosmed seakan mengharuskan kita mempunya resolusi agar tidak dikatakan ngak up to date.

Bunyi resolusinya pasti pada hebat-hebat. Ada yang pengin berhenti menjadi karyawan dan beralih kuadran menjadi entrepreneur. Ada yang ingin mencapai kebebasan finansial. Yang ambisius pengin mendirikan 5 startups sekaligus. Ada yang ingin menulis buku. Yang jomblo pengin mendapatkan pacar. Yang sudah punya pacar pengin menikah. 

Yang gendut pengin mengurangi drastis berat badan. Ada yang pengen mengurangi kebiasaan keluar malam, ada yang ingin ganti kerja, ada yang ingin jalan-jalan, ada yang kepengen bergabung pada Gym fitness center, dan lain sebagainya.

Sekali lagi saya yakin para sahabat semua memiliki resolusi atau cita-cita di tahun 2016 mau apa. Pengin punya mobil. Pengin punya rumah. Pengin karir melejit. Pengin mengambil doktor. Pengin punya perusahaan sendiri. Resolusi-resolusi itu hebat-hebat sehingga menjadi penyemangat yang luar biasa bagi saya atau kita semua untuk terus maju di tahun yang baru.

Banyak lagi resolusi di tulis di diskusikan di angankan. Salah kah itu? Bagi orang seperti saya, saya adalah pemimpi, resolusi adalah bagian dari impian jadi ya sah-sah saja.

Adakah efeknya? Nah ini persoalan lain lagi.

Dalam riset yang dilakukan Richard Wiseman pada tahun 2007 menemukan bahwa 88% dari mereka yang memiliki resolusi Tahun Baru gagal mewujudkannya di tahun resolusinya.

Nah ini kenapa? Kok bisa tidak terwujud? Padahal membuat masterplan diri itu benar.

Coba sekarang kita bedah satu-satu. Coba perhatikan resolusi tahun lalu, atau beberapa tahun yang lalu. Berapa yang terealisasi? Bagaimana di tahun ini, ingin lebih tinggi lagi kah sukses rate nya?
Baik, izinkan saya urun rembug dalam hal resolusi tersebut. Dalam beberapa tulisan yang lalu saya pernah membuat tulisan bagaimana “memprogram diri” dengan teknik yang di singkat F.I.R.S.T. Dalam tulisan tersebut saya baru menjelaskan sedikit yaitu fungsi F & T.

Nah dalam hal menuliskan resolusi tahunini agar bisa menjadi kenyataan, atau sukses ratenya lebih tinggi, sama caranya. Juga menggunakan teknik ini. Setelah melakukan F maka kita akan melakuakan I, atau induksi.

Induksi adalah pengaruh atau rasa atau intensitas. Begini penjelasan sederhananya. Katakan kita memutuskan ingin menurunkan berat badan, mengurangi lemak pada tubuh dan membentuk “curve” pada tubuh. Seksi itu pada lekukan tubuh. Itu adalah “common sense” semua manusia bahwa lekukan itu sensual. Itu sudah menjadi dasar platform manusia, sudah ada dari sononya.

Dan tahun ini anda ingin mencapai ketiganya, berat badan turun, kadar kemak turun agar otot tidak menggelambir, dan seksi.

I atau intensitas tadi seberapa anda marah dan ingin mencapainya segera?!

Maka mulailah mempengaruhi seluruh perasaan anda para sahabat. Semakin anda marah dengan keadaan sekarang semakin anda emosi, semakin anda ngak tahan itulah pengaruh yang akan memberikan impact pada resolusi anda tadi.

Berikan I pada F yang sudah di tulis pada resolusi tersebut. Ok, ada baiknya saya sedikit berilustasi dari sebuah kisah nyata ini.

Saya memiliki sahabat, setelah lama menikah dia belum di karuniai anak. Maka resolusi tahunannya adalah memiliki buah hati. Dan di tahun ke Sembilan pernikahanya semesta mempercayainya seorang bayi. Namun bayi tersebut mengalami kelainan pada jantungnya.
Jabang bayi yang masih merah tersebut tidak bisa di operasi karena belum kuat perlu beberapa masa, hampir 1 tahun bayi itu di inkubasi. Bagi seorang yang sederhana seperti sahabat saya ini, maka memiliki dana adalah keniscayaan, keharusan.

Bayi yang di rindukan selama 9 tahun di berikan namun masih di tambah cobaan. Maka “compeling reason” dirinya demikian kuat. Apa lagi di tambah kenyataan bahwa istrinya di angkat rahimnya sehingga kecil bisa memiliki bayi lagi.

Bayi ini harus survive, mereka harus fight. Intersitas di dirnya, getaran di dirinya membuat resonasi besar yang di terima semesta. Dia seperti receiver yang dahsyat. Dalam 1 tahu sejak saat itu rezeki mengalir deras luar biasa. Dari seseroang yang sekedar mengendari vespa bekerja tidak tetap mendadak semuanya terang dan mudah.


Dia menggunakan I induksi pengaruh pikran pada dirinmya sehingga memiliki intensitas besar. Kita akan terasa getaran dirinya ketika berada disebelahnya. Getaran kemakmuran untuk mempertahankan insting ayah, parenting dan relationship.

Sahabat saya ini seorang public figure, dan ini kisah nyata. Dia menerbitkan buku dan dia tidak menceritakan cerita ini sebagai penarik simpati, bukan tipe dia banget. Buku nya bagi saya adalah buku spiritual, tentang arti lain dari vibrasi, tentang feeling, tentang rasa namun sangat menggugah, sangat mencerahkan. Sudah lebih 250.000 buku terjual. Itu salah satu efek induksi getaran walau sudah tahunan tetap masih berjalan.

Itulah intensitas induksi.

Lalu, setelah I induksi di lakukan dengan hasil intensitas besar , maka R & S adalah tindakan selanjutan. R adalah “repeatation” dan S adalah “suggestion”. Sederhananya saya ilustrasikan dalam kisah nyata lain lagi.

Seorang anak beranjak remaja di kota kecil di wilayah texas dengan penduduk yang kecil maka setiap orang kenal satu dengan lainya. “A place where everybody know everybody”. Semua orang jika melihat anak tersebut semua pasti berpendpaat sama, dia sangat cantik, santun dan bisa menjadi “kembang desa”.

Namun semua itu ternyata di renggut paksa oleh perilaku seorang drunk driver yang membuat anak itu meninggal karena korban tabrak larinya. Sang ibu berduka sangat dalam. Marahnya tiada terhingga. Dan dia memutuskan, cukup! Dia tidak ingin ada korban lagi terjadi karena pemabok yang mengendarai kendaraan.

Dia membangun organisasi yang bernama MADD mother againt drunk driving. Sebuah organsasi yang diawalnya mengumpulkan para ibu yang memiliki cerita sama, memiliki anak yang menjadi korban oemabuk berkendaraan. Lalu organisasi ini membesar dan di dukung banyak orang, philantrophy bahkan politikus serta Negara.

Efek gerakan ini merubah undang-undang akan kesalamat lalu lintas di dunia bahkan melebihi bukan saja menyudutkan drunk driver namun aturan lainya seperti batas kecepatan, test kesehatan dan alcohol, emisi gas buang dan puluhan aturan keselamat berkendaraan. 

Gerakan MADD ini membuat jutaan manusia pejalan kaki dan pengendara terselamatan. Atau sekarang menjadi lebiih aman walaupun tetap saja masih tinggi namun kesadaran keselamatan berkendaraan menjadi lebih baik.
Dia adalah seroang Candance Lightner, seorang ibu yang merubah dunia keselamatan berkendara yang karena kehadiran nya aturan baru di tegakan dan berhasil menghindari jutaan kecelakaan hingga saat ini.

Dan “moral of the story” tadi apa hubungannya dengan teknik R& S. sekali lagi, R adalah repeatation pengulangan, S adalah suggesti kalimat penekanan.

Ketika sang Candance Lightner mendapatkan sesi terapi dengan sesama ibu-ibu dia mendapatkan pengulangan penderitaan yang dahsyat pedih di rasakan. Sesi terapi itu memang di adakan oleh county sebagai healing method di tempatnya tinggal. Pengulangan itu membuatnya muak dan murka. Sehingga keluarlah sebuah kalimat..”enough!, enough!, enough!, tidak akan ada lagi ibu-ibu yang akan merasakan apa yang kami rasakan!!!”

Jadi ringkasnya, F adalah Fokus, I adalah intensitas induksi, R adalah repatation pengulangan, S adalah suggestion kata-kata penekanan dan terakhir adalah T termination. Tulisan kali ini memang di fokuskan di IRS karena para sahabat pasti sudah membaca yang F dan T dalam tulisan terdahulu. Jadi tulisan kali ini itung-itung pelunasan hutang tulisan. Karena saat menuliskan F dan T banyak sahabat yang bertanya kapan IRS di jelaskan.

Jadi, kembali ke resolusi 2016 kita, setelah menentukan “F fokus” para sahabat lalu lanjutkan IRST di setiap daftar list tersebut. Jangan sekedar menulis khan tapi berikan FIRST teknik ini. Ini teknik sederhana, ini teknik proven yang berbasis penelitian panjang di dunia pemrograman otak manusia. Selamat menjadi anda yang sukses di 2016. # May peace be upon us